Sistem administrasi dalam industri furniture dari perusahaanyang sudah kita jalankan dibedakan menjadi :
1.Administrasi secara manual.
2.Administrasi secara komputerisasi.
Kita akan jelaskan kenapa saya membedakan menjadi manual dan komputerisasi.Kalau di tempat saya bekerja memang saya tekankan manual tetap berjalan dan dengan sistem manual perjalanan data akan lebih cepat diketahui tanpa menunggu laporan yang harus berkaitan proses,apalagi yang pakai sistem data program di komputer.Pemegang data akan lebih hafal dan tahu apa yang mereka pegang dan lebih cepat dalam mengikuti jalan proses produksi dan siap menyajikan informasi secara langsung di tengah lapangan .
Tetapi juga kita tidak lepas dengan data lewat komputer untuk penyajian transfer informasi sampai ke luar perusahaan atau lebih rapi dalam penyajiannya untuk report ke bagian atasan.
Keduanya juga saling berkaitan dalam mempertahankan informasi yang berjalan di lapangan proses produksi , juga kami kadang mengkombinasikan akan keduanya.
Apa saja yang dibutuhkan dalam mengikuti proses produksi secara data dan administrasi.Kita harus mulai dengan alur produksi dan administrasinya kurang lebih seperti ini :
Terima Komponen Klin dry ----Monitoring mill (S4S,spindle )--Terima/pengembalian QC komponen ---Monitoring mill setelah QC/Proses sanding,tenon ,mortizer,boor,dll -Pengiriman komponen trnsit di gudang komponen ---Monitoring gudang--setting komponen-terima dan pengembalian dan permintaan komponen kekurangan--Proses perakitan/pengiriman ke assembling--Monitoring assembling dan selanjutnya barang jadi dan proses kelanjutannya.
Dalam setiap tahap kita ikuti dengan form tanda terima barang setiap kita transaksi dari itu kita bisa mengisi setiap monitoring baik secara manual ataupun komputer.
Kita biasa monitoring dari order yang kita jalankan dan dari pembahanan sudah memberikan kode dari setiap order yang di jalankan,untuk mempermudah persepsi sampai ke keuangan dalam menyambungkan ke akutansi data.
Dalam setiap komponen yang jalan sesuai kebutuhan order dijelaskan dengan kartu palet/kartu tanda identitas dari komponen tersebut dan disertai dengan tanda tangan setiap operator yang proses komponen tersebut secara bergantian dan menuliskan jumlah / hitungan sebagai tanda terima dan tanggung jawab nya.Di dalam monitorng produksi tertera data yang menunjukkan urutan bagian proses dan tanggal penunjuk setiap transaksi ,estimasi produksi dari order tersebut dan penjelasan proses yang lain.Setiap monitoring di setiap bagian menyajikan informasi transaksi dari bagian sebelumnya dan bagian selanjutnya ( MILL 1,MILL 2, GUDANG KOMPONEN, ASSEMBLING, SANDING DAN GUDANG BARANG JADI ).Setiap transaksi ada tanda terima /bukti yang ada tanda tangan kedua bagian juga Qc yang mengikuti di setiap proses.Semuanya informasi tembus pada laporan di data komputer dari setiap transaksi yang rangkap data penulisannya.
Kita bisa buat sesuai dengan situasi dan kondisi di industri masing-masing yang umumnya seperti yang diurakan di atas .Begitulah yang bisa kita sampaikan bisa kita lanjutkan pada penyajian artikel lain dan jika kita perlukan info lain atau contoh form yang ada bisa hubungi atau ketemu lagi dalam blog haryanto mndr. Trima kasih.
No comments:
Post a Comment